Enam Bulan Empat Tewas di Cianjur
Tanggal: Tuesday, 25 June 2013
Topik: Narkoba


Metrotvnews.com, 23 Juni 2013

Cianjur: Dalam enam bulan terakhir tahun ini, jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang meninggal dunia tercatat empat orang. Secara keseluruhan, penderita HIV/AIDS dari Januari-Juni 2013 sebanyak 17 orang.

Sekretaris Komisi Penganggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Cianjur, Hilman mengatakan, para penderita HIV/AIDS selama kurun waktu enam bulan terakhir rata-rata merupakan usia produktif. Hilman mengategorikan para pengidap HIV/AIDS itu stadium tinggi.

"Pengidap HIV/AIDS itu rata-rata berusia antara 17-33 tahun. Bahkan kebanyakan sudah menjadi penderita AIDS stadium tinggi," jelas Hilman saat dihubungi, Minggu (23/6).

Mayoritas pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur disebabkan hubungan seks. Sedangkan penularan dari ibu ke anak tercatat 1 kasus, dan penularan narkoba sebanyak 1 kasus.

"Kita tentunya prihatin dengan kasus ini. Kita gencar melakukan sosialisasi tentang pengetahuan HIV/AIDS," sebutnya.

Sesuai target pemerintah pusat pada 2015, tingkat pemahaman tentang HIV/AIDS sudah mencapai 90% dengan sasaran utama masyarakat kalangan remaja. Bukan itu saja, pada tahun yang sama juga ditargetkan untuk tidak lagi ditemukan kasus baru serta tidak ada lagi pengucilan terhadap ODHA.

"Tapi nyatanya, untuk tahun ini saja sudah ada 17 orang yang ditemukan dan empat orang di antaranya meninggal dunia," paparnya.

Hilman mengaku, kurangnya kepedulian dari para stake holder menambah sulit mencegah penularan HIV/AIDS. "Masih ada stigma kalau urusan ini menjadi tugas dan tanggung jawab KPA juga Dinas Kesehatan. Padahal dinas lainnya juga bisa membantu sosialisasi. Kemudian dorongan masyarakat dan kesadaran ODHA sendiri. Meskipun demikian, kami berharap bisa mencapai target agar di Cianjur tidak lagi ditemukan kasus-kasus baru," pungkasnya. (MI/Budi Kanzil)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7690