Rencana Pemerintah Tutup 50 Resos, Tidak Populer
Tanggal: Thursday, 27 June 2013
Topik: Narkoba


Suaramerdeka.com, 26 Juni 2013

SEMARANG - Rencana pemerintah malalui Kementerian Sosial untuk menutup 50 resosialisasi di seluruh Indonesia, dengan lima sasaran utama, salah satunya adalah resos Argorejo (Sunan Kuning) Semarang, telah memunculkan keresahan di kalngan peghuni resos.

Ari Istiyadi, Koordinator Lapangan Griya Asa PKBI Semarang, LSM yang selama ini menjadi pendamping Resos Argorejo Sunan Kuning mengatakan, isu penutupan itu adalah kebijakan pemerintah yang tidak poluler, dan akan sia-sia jika tidak ada solusi. "Sejak kami menerima kabar dari kemensos bulan Mei kemarin, warga binaan di SK resah," kata Ari Istiyadi, Rabu (26/6).

Kelima resos yang sudah menjadi incaran penghapusan adalah Resos Saritem (Bandung), Sarkem (Jogja), Resos Banyuwangi, Dolly (Surabaya) dan SK (Semarang).

Penutupan itu, menurut Kepala Resos SK Suwandi akan menjadi kontrapoduktif dengan usaha pemerintah sendiri untuk menghambat pertambahan angka kasus HIV Aids dan Infeksi Menular Seksual (IMS), terutama di kantung-kantung risiko tinggi seperti di kompleks resos.

"Sementara kami dari resos telah ditunjuk untuk menguangi penyebaran HIV, dan penyebaran Infeksi Menular Seksual (IMS) dan usaha untuh megentaskan kemiskinan kok malah mau ditutup. Kami meminta pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan penutupan itu," kata Suwandi, Kepala Resos Argorejo, Rabu (26/6).

Sumber: http://www.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7696