Temuan Kasus Baru HIV dan AIDS di Sukabumi Melonjak
Tanggal: Thursday, 27 June 2013
Topik: HIV/AIDS


REPUBLIKA.CO.ID, 26 Juni 2013

SUKABUMI — Jumlah temuan kasus baru HIV dan AIDS di Kabupaten Sukabumi setiap tahunnya mengalami kenaikan. Pada rentang Januanri hingga Juni 2013 ini saja temuan kasus baru HIV dan AIDS mencapai sebanyak 47 kasus.

Padahal, temuan kasus baru pada 2012 lalu hanya sebanyak 22 kasus. Bahkan, pada 2011 lalu temuan kasus baru penyakit tersebut sebanyak 14 kasus saja.

"Dari data yang ada kasus HIV dan AIDS mengalami kenaikan," ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi, Asep Suherman, kepada wartawan di sela-sela rapat koordinasi KPA di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/6).

Jumlah penderita HIV dan AIDS sejak 2004 hingga 2013 ini telah mencapai sebanyak 250. Menurut Asep, peningkatan temuan kasus baru ini harus disikapi serius semua pihak. Salah satunya dengan menggiatkan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyakit HIV dan AIDS.

Asep mengungkapkan, penularan kasus HIV dan AIDS di Sukabumi masih disebabkan karena penyalahgunaan narkoba melalui jarum suntik sekitar 51,97 persen. Sementara sisanya ditularkan melalui hubungan seks tidak sehat sekitar 12,15 persen.

Rata-rata penderita berusia antara 20 tahun hingga 29 tahun. Hingga kini jumlah penderita HIV dan AIDS yang meninggal mencapai sebanyak 90 orang.

Ketua KPA Kabupaten Sukabumi sekaligus Bupati Sukabumi, Sukmawijaya berjanji akan memberikan perhatian khusus dalam penanganan HIV dan AIDS. "Saya akan terjung langsung memimpin penanganannya" cetus dia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Adrialty Samsul menambahkan, penderita HIV dan AIDS tersebar merata di 47 kecamatan.

Namun, penderita terbanyak tersebar di beberapa kecamatan seperti Cibadak, Sukabumi, Cisaat, Sukaraja, Parungkuda, dan Palabuhanratu.Untuk menangani kasus HIV dan AIDS, ujar Adrialty, Dinkes melibatkan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti Lembaga Penelitian Sosial dan Agama (Lensa).

Sasaran sosialisasi pencegahan di antaranya komunitas waria, laki-laki suka laki-laki atau gay, dan lain sebagainya.

Sumber: http://www.republika.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7701