Di Jalur Wisata Tlatar Boyolali Calon Bidan Ramai-ramai Gelar Aksi Anti Narkoba
Tanggal: Thursday, 27 June 2013
Topik: Narkoba


Timlo, 27 Juni 2013

Boyolali – Puluhan mahasiswi Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali menggelar aksi anti Narkoba sebagai bentuk keprihatinan meningkatnya penyalahgunaan narkotika di jalur wisata Tlatar, Kebonbimo, Kecamatan Boyolali Kota, Kamis (27/6). Mereka mengelar aksi simpatik di jalur tersebut dengan membawa poster dan pamflet anti Nnarkoba. Aksi ini juga bekersajama dengan Komunitas Boyolali Komboy dan Badan Narkotika Nasional dan Kabupaten.

Selain membagikan pamflet tentang bahaya Narkoba, mereka juga meneriakkan yel-yel anti Narkoba. Koordinator aksi, Eka Septiani mengatakan, aksi ini sebagai bagian dari aksi anti Narkoba dan HIV/AIDS sedunia. Para calon bidan ini bertekat mengampanyekan gerakan anti Narkoba. Akibat Narkoba, ribuan orang masuk penjara, dan setiap hari jatuh korban akibat kecanduan komsumsi narkoba.Selain menyerukan anti Narkoba, mereka menyerukan gerakan anti HIV/AIDS.

“Harapan kita, setelah calon bidan turun ke desa-desa mereka bisa ikut mensosialisasikan bahaya Narkoba langsung ke masyarakat,” ungkap Eka ditemui di lokasi.

Sementara itu koordinator Komboy, Sigit Purwadi mengatakan, kegiatan ini sudah digelar di lima titik se-Kabupaten Boyolali. Antara lain, SMK Muhammadiyah 4, SMK Ghanesa Tama, SMAN 1 Ngemplak, SMK Karya Utama, dan Akbid Estu Utomo ini. Menurut dia, peredaran Narkoba di Boyolali ini sudah cukup miris. Terutama di kalangan pelajar, baik dari SMP, maupun SMA/SMK. Meski demikian, pihak belum mengetahui jumlah pasti kasus narkoba di kalangan pelajar itu.

”Kami ingin menggerakkan lagi kampanye anti Narkoba di Boyolali yang sudah lama vakum, padahal di Boyolali ini ada anggaran APBD senilai 500 juta untuk mensosialisasikan bahaya narkoba,” katanya singkat.

Sumber: http://www.timlo.net




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7704