Minim Pengetahuan HIV dan Aids
Tanggal: Tuesday, 02 July 2013
Topik: HIV/AIDS


Sumatera Ekspres, 01 Juli 2013

PALEMBANG – Seiring dengan perkembangan serta banyak kemajuan yang dialami Sumsel, ternyata untuk kategori Midterm Review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di bidang kesehatan. Sumsel masih harus menerima raport merah untuk pengetahuan masyarakat di atas 15 tahun tentang HIV dan Aids, yang berarti sangat sulit tercapai. Hal ini terungkap pada Rapat Koordinasi Kesehatan Pusat dan Daerah (Rakosrkes) Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, dengan tema "Sumsel Terdepan Dalam Percepatan Pencapaian MDGS" di Aston, senin (1/7).

Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi Sp A MPH mengatakan, kesehatan menjadi modal dasar yang akan menciptakan masyarakat yang produktif dan sebagai calon pemimpin dan penyelamat bangsa. Tetapi nyatanya, untuk pengetahuan masyarakat Sumsel sendiri tentang HIV dan Aids masih sangat minim. “Waktu itu saya pernah mengadakan kunjungan di Sumsel. Dan hampir di setiap perkebunan ada kegiatan pelacuran,” katanya.

Untuk HIV Aids sendiri, lanjut Nafsiah. Tahun 2009 sebesar 66,2. 2010 mencapai 57,5. Pada 2011 menjadi n.a. 2012 menjadi 79,5 sementara target pencapaian 2014 sebesar 90. Padahal untuk kategori lainnya sudah berada pada titik hijau yang berarti sudah tercapai. (cj6/afi). Baca selengkapnya di Sumatera Ekspres dan Sumatera Ekspres Online, besok (2/7).

Sumber
: http://www.sumeks.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7721