Ilmuwan menunjukkan kemungkinan obat AIDS dengan transplantasi sumsum tulang
Tanggal: Monday, 08 July 2013
Topik: Narkoba


MOBERITA.COM, 06 Juli 2013

Dua orang yang terinfeksi virus HIV di Boston, Amerika Serikat, Tidak lagi menunjukkan tanda-tanda penyakit HIV dalam darah setelah melewati transplantasi sumsum tulang. Hal ini diungkapkan oleh ilmuwan Timothy J. Henrichum yang merupakan salah satu dokter yang bertanggung jawab untuk prosedur tersebut.

Selama Konferensi International AIDS Society yang terjadi di Malaysia baru – baru ini, Ilmuwan menunjukkan bahwa dua pasien menunjukkan tanda-tanda tidak terkena gejala penyakit HIV bahkan setelah mereka menghentikan pengobatan dengan menggunakan ART dalam beberapa bulan lamanya.

Henrich pun menyatakan bahwa para ilmuwan belum bisa memastikan penyembuhan pasien dengan transplantasi sumsum tulang kerena pasien tersebut juga menderita kanker, sampai penelitian lebih lanjut dilakukan. Dimana mereka akan menindak lanjuti setidaknya selama satu tahun untuk memahami dampak dari transplantasi sumsum tulang pada virus AIDS.

Kedua pasien tersebut menerita limfoma Hodgkin dan menjalani pengobatan antiretroviral untuk jangka waktu yang lama. Salah satu dari mereka telah melakukan transplantasi selama empat setengah tahun yang lalu, sementara yang lainnya menerima tiga tahun yang lalu.

Setelah proses transplantasi dilakukan, kedua pasien dilanjutkan dengan pengobatan terhadap AIDS, dan kemudian mereka berhenti untuk menggunakan obat anti retroviral selama 15 dan 7 bulan lamannya. Setelah itu hal yang aneh terjadi, dimana virus HIV tidak lagi terdeteksi dalam darah mereka.

Sumber
: http://www.moberita.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7729