AIDS Bunuh Delapan Warga Sekadau
Tanggal: Monday, 08 July 2013
Topik: Narkoba


Harian Rakyat Kalbar, 08 Juli 2013

Sekadau – Warga Sekadau yang doyan melakukan seks bebas, bersiap-siaplah Anda tertular penyakit kelamin menular, seperti sipilis, Human immunodeficiency virus infection (HIV) dan acquired immunodeficiency syndrome (AIDS). Saat ini sudah cukup banyak warga Sekadau yang tertular penyakit tersebut.

Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalbar, Drs Mulyadi MSi membenarkan sejumlah warga Sekadau tertular berbagai macam penyakit kelamin. Salah satunya HIV dan AIDS. “Merujuk data Dinas Kesehatan Kalbar per Maret 2013 ada 14 warga Sekadau yang tertular HIV positif,” ujar Mulyadi.

Bahkan sudah delapan warga Sekadau mengidap AIDS. “Sementara delapan orang lagi sudah meninggal akibat penyakit tersebut,” tuturnya.

Mulyadi menegaskan, HIV/AIDS merupakan penyakit mematikan yang sulit terdeteksi. Karena itu, ia meyakini bahwa jumlah penderita HIV/AIDS yang ada tersebut sangat mungkin lebih banyak dari itu.

“Fenomenanya seperti gunung es. Yang menderita penyakit itu hanya sedikit yang terdeteksi. Tapi sebenarnya banyak yang sudah terjangkit,” jelas Mulyadi.

Mantan aktivis mahasiswa asal Sekadau, Akhmad Rudy Hartono SH meminta pemerintah tidak tinggal diam terhadap penyebaran HIV/AIDS. “Harus dilakukan langkah-langkah antisipasi agar penyebaran penyakit tersebut bisa ditekan,” tegas Rudy.

Salah satu upaya antisipasi, menurut Rudy, dengan mengawasi secara ketat lokasi hiburan malam. Pasalnya, sejauh ini tempat hiburan malam, terutama kafe remang-remang yang ditenggarai menyediakan layanan seks di Sekadau.

Alumnus Fakultas Hukum Untan itu meminta pemerintah melalui instansi terkait melakukan pemeriksaan, terhadap para pekerja tempat hiburan malam yang beroperasi di Sekadau. Jika ada yang terdeteksi mengidap HIV/AIDS, harus diberikan pembinaan agar mereka tidak menularkan kepada pengunjung yang datang. Kemudian menyarankan pengunjung untuk menggunakan kondom.

“HIV/AIDS ini bisa mengancam generasi penerus bangsa. Jika tidak dikendalikan sejak dini, kita terancam kehilangan generasi penerus,” yakinnya.

Rudy juga mengimbau masyarakat Sekadau untuk menjauhi tempat-tempat yang beresiko penularan HIV/AIDS. “Kita juga harus menjauhi Narkoba yang digunakan dengan jarum suntik secara bersama-sama, karena dapat menularkan penyakit mematikan itu,” ungkapnya.

Sumber
: http://www.equator-news.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7731