Kalapas Kerobokan Bantah Rachel Disatukan dengan Napi HIV/AIDS
Tanggal: Wednesday, 31 July 2013
Topik: HIV/AIDS


KOMPAS.com, 30 Juli 2013

DENPASAR — Kepala Lapas Kerobokan, Denpasar, Gusti Ngurah Wiratna menegaskan tidak mencampur Rachel dengan narapidana yang mengidap HIV/AIDS seperti yang dikatakannya kepada media Inggris.

Menurut Wiratna, yang mengetahui siapa saja napi pengidap HIV/AIDS hanya dia dan dokter lapas, jadi tidak mungkin Rachel mengetahui napi lain yang mengidap HIV/AIDS.

"Warga binaan kita tidak tahu siapa yang HIV/AIDS. Hanya dua orang yang tahu, dokter dan pimpinan. Kita tidak akan mencampur mereka sehingga rawan penularan," Wiratna menegaskan, Selasa (30/7/2013).

Lapas Kerobokan, Denpasar, sudah memiliki protap penanganan napi HIV/AIDS mulai dari proses screening atau pengecekan saat baru masuk hingga proses perawatan mereka selama di dalam lapas.

Seperti diberitakan, Rachel Lisa Dougall, narapidana Lapas Kerobokan dibebaskan pada 28 Mei lalu setelah menjalani hukuman 1 tahun akibat kasus penyelundupan 4,7 kilogram sabu ke Bali, mengaku kepada media Inggris bahwa dia mengalami kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi selama menghuni Lapas Kerobokan, Denpasar.

Sumber: http://regional.kompas.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7792