Sempat Dirawat di RSUD Pandanaran Boyolali Anak Jalanan Meninggal Akibat Penyaki
Tanggal: Sunday, 18 August 2013
Topik: Narkoba


Timlo.net, 15 Agustus 2013

Boyolali – Diduga anak jalanan, seorang pemuda diperkirakan berusia 30an tahun meninggal dunia karena menderita penyakit HIV AIDS. Korban diduga anak jalanan dan sempat dirawat selama lima hari di RSUD Pandanaran Boyolali sebelum menghembuskan napas.

Kabid P2PL Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali Ahmad Muzayin mengungkapkan, korban kali pertama datang bersama pasagannya ke LSM Peduli Kasih Kecamatan Ampel pada 3 Agustus lalu.Mereka mengaku berasal dari Sragen dan terlihat sebagai Anjal yang tengah sakit. Lantaran kondisinya sudah sakit parah, korban kemudian dibawa ke RSU Pandanarang untuk pengobatan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, korban ternyata menderita AIDS dengan kondisi yang cukup parah. Sayang, meski sempat mendapat perawatan intensif hingga beberapa hari, namun pada Kamis (8/8) atau tepat saat Lebaran, korban menghembuskan nafas terakhirnya. Pihak rumah sakit kemudian mencoba menghubungi keluarga korban melalui LSM Peduli Kasih. Sayangnya, identitas korban tidak diketahui. Bahkan ketika ditelusur ke alamat di Sragen yang diberikan saat awal datang, ternyata tidak ada warga yang mengaku kenal korban. Sementara pasangan perempuan korban juga menghilang, sehingga identitas korban masih buram.

“Setelah kita tunggu selama lima hari ternyata tidak ada keluarga yang mengakui, akhirnya kita makamkan di Sonolayu,” ungkap Muzayin ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/8).

Direktur RSU Pandanarang, Endang Sri Widati membenarkan kejadian tersebut. Menurut Endang, korban sempat dirawat namun lantaran penyakitnya sudah parah hingga akhirnya korban meninggal. “Diduga korban menderita AIDS yang sudah akut,” jelasnya.

Ciri-ciri korban di antaranya, selain berusia sekitar 30-an tahun, berperawakan kurus dan berambut pendek lurus serta tinggi badan sekitar 160 sentimeter. Korban saat dirawat mengenakan kaos bergaris lorek merah putih dan mengenakan celana panjang jeans warna biru. Korban diduga kuat merupakan anan jalanan.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali Yulianto Prabowo mengatakan, pihaknya turut mewaspadai penyakit menular pada pergaulan anak jalanan maupun anak punk. Selain itu jajaran Pemkab Boyolali melalui Satpol PP dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) terus menggencarkan razia anak jalanan maupun anak punk di Boyolali.

Sumber: http://www.timlo.net




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7813