Aktor kena AIDS, syuting film porno ditunda
Tanggal: Monday, 26 August 2013
Topik: Narkoba


Merdeka.com, 23 Agustus 2013

Industri film dewasa di San Fernando Valley, di Negara Bagian California, Amerika Serikat, mengumumkan telah menunda pembuatan film-film porno mereka dua hari lalu, setelah seorang aktor terbukti positif AIDS usai dilakukan tes. Aktor itu belum bisa diidentifikasi dan tidak dikatakan kapan tes itu dilakukan

Pasangan seks aktor itu saat ini juga sedang diuji oleh tim dokter bersama dengan tim dari Kesehatan Produksi dan Layanan keselamatan Film Dewasa, yang bekerja sama dengan industri film porno, seperti dilansir surat kabar the Washington Post, Kamis (22/8).

"Penundaan ini akan dicabut setelah risiko penularan telah dihilangkan," kata Diane Duke, direktur eksekutif Koalisi Kebebasan Berbicara, yang merupakan sebuah asosiasi dagang nirlaba industri pornografi dan hiburan dewasa di Amerika Serikat.

Namun, dia menjelaskan aktor itu tidak dipercaya dirinya telah terinfeksi saat pembutan sebuah film.

San Fernando Valley menjadi wilayah perintis yang memproduksi film-film dewasa pada 1970, dan sejak itu telah menjadi rumah bagi industri pornografi bernilai multi-miliar dolar Amerika.

Industri film porno di San Fernando Valley pernah melakukan tindakan penundaan serupa pada tahun lalu setelah belasan pemainnya terinfeksi wabah sifilis.

Penundaan terbaru ini dengan cepat menarik tanggapan dari penentang industri pornografi, di antaranya Michael Weinstein, dari Yayasan Kesehatan AIDS. Pihaknya berhasil melobi pemilih pada tahun lalu untuk mengadopsi sebuah peraturan di mana para aktor harus menggunakan kondom saat pembuatan film-film porno.

"Sudah berapa banyak pemain film porno yang terinfeksi dengan rangkaian penyakit seksual menular termasuk HIV, yang tidak dapat disembuhkan sebelum industri film porno menjalankan peraturan sesuai hukum yang mengharuskan penggunaan kondom," ujar Michael.

Namun, industri film porno, yang menyatakan bahwa penonton tidak ingin melihat penggunaan kondom, berjuang untuk mengadukan masalah ini ke pengadilan di Daerah Los Angeles.

Sumber: http://www.merdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7829